:. FANFIC YAOI YUNJAE/MIANHAE BOO…/PART 1 .:


Tittle : Mianhae boo…

 

Author : Bie a.k.a Jaebie Jejungie Cassielf

 

Pairing : Yunjae,yoosu,changmin dan me a.k.a author a.k.a Jung soo bin

 

Gendre : Sad/angst/yaoi

 

Rating : PG-15

 

annyeong ff baru hehehehehe^^….tnang sya akan ttp lnjutin ff lma oke jdi sbar mnunggu #PLAK!!! yg bca jgn langsung minggat tnggalin jejeka gituuu….TOT ,oke!!! gomawo^^

 

 

Yunho pov

 

Menyesal dibelakangan itulah yang terjadi denganku sudah tiga tahun sejak kepergiannya,dia hanya meninggalkan sebuah penyesalan untukku.Apa dia baik-baik saja diluar sana?? Apa dia masih didunia ini?? Aku rindu bertemu dengannya jika tuhan memberiku kesempatan aku ingin meminta maaf padanya,aku mencintainya kami menikah pun karena saling mencintai namun akibat hasutan ummaku yang mengatakan jika dia hanya menginginkan harta keluargaku.Aku marah dan mengusirnya yang sedang hamil juga mengusir adikku sendiri,bodohnya aku tidak mendengar penjelasannya terlebih dahulu.Sekarang,aku hanya menyesal.

 

 

Flashback on

 

Hari ini jaejoong merasa mual dia pergi kerumah sakit tanpa yunho karena dia tahu yunho sedang sibuk dikantor.Setibanya dirumah sakit jaejoong diperiksa oleh dokter dan dokter mengatakan jika dia positive hamil,jaejoong sangat senang dan cepat-cepat pulang kerumah untuk mengabarkan semuanya kepada keluarganya.Jaejoong berjalan dengan wajah ceria masuk kedalam rumah,sungguh kebetulan yunho telah pulang kerumah dan ada umma yunho juga.

 

“yunnieee….”jaejoong berlari memeluk yunho.

 

“yunnie,aku ha…AKH!!!”yunho menarik tangan jaejoong dan menghempaskannya kelantai.

 

“kau namja tidak tahu malu!!! Kau penipu!!! KAU MENIKAH DENGANKU KARENA MENGINGINKAN HARTAKU!!!!!”yunho menarik kerah baju jaejoong dan berteriak kasar kearah istrinya.Jaejoong ketakutan sungguh ketakutan,dia bisa melihat api kemarahan dari bola mata yunho.

 

“yu…yunniee…aku tidak AKH!!!”yunho mendorong jaejoong lalu menamparnya.

 

PLAK!!!

 

“hiks…hiks…hiks…hiks…”jaejoong menangis dilantai sambil memegang wajahnya.

 

“HEI!!!! Dengar!!! kau menikahi anakku karena menginginkan harta keluarga kami eoh???!!!! katakan!!!”mrs.jung menarik rambut jaejoong membuat namja cantik itu meringis kesakitan.Yunho hanya diam melihat jaejoong diperlakukan kasar oleh ummanya.Yunho melempar semua barang-barang yang ada didekatnya lalu berteriak frustasi.

 

“ani,umma…sungguh aku menikah dengan yunnie karena aku mencin…AKH!!! Yunnie sakit…hiks…hiks…”

 

“DIAM!!!! Ingat baik-baik kata-kataku ini!!! Aku membencimu!!! sekarang kemasih barang-barangmu dan pergi dari rumahku sekarang juga…”kata yunho sambil ikut menjambak rambut jaejoong.Jaejoong menggeleng lemah,yunho pun menjadi murka.Dia menarik rambut jaejoong menyeretnya keluar dari rumahnya.Soobin adik yunho yang melihat perbuatan oppanya kepada jaejoong,langsung berteriak dan memohon agar yunho tidak mengusir jaejoong.

 

“OPPA!! jangan menyakiti jae oppa…”

 

“soo…binn…akh!!!”

 

“diam kau soobin!!! Ini bukan urusanmu!!!”marah yunho dan mendorong soobin

 

“tidak!!! Kau boleh mengusirnya asal aku ikut dengannya…”soobin begitu muak dengan perbuatan oppanya itu.Dia menarik jaejoong dan memeluknya.

 

“SOOBIN!!! KAU!!! Kau membela namja tidak tahu untung ini??? Baik,umma kabulkan permintaanmu…kau dan DIA!!! Pergi dari rumahku sekarang juga dan jangan pernah muncul dihadapanku lagi jika kalian muncul aku akan menghancurkan hidup kalian”marah mrs.jung

 

“heh!!! Aku memang ingin sekali pergi dari rumah ini umma,aku sungguh muak dengan aturanmu yang begitu kejam dan juga sifatmu yang begitu licik!!!! Kau kira aku tidak tahu apa yang kau lakukan eoh??? Kau kira aku soobin gadis kecil yang bodoh dan hanya bisa membuat kalian pusing TIDAK!!! Aku sudah mulai mengerti sekarang jika aku hidup dengan orang-orang jahat selama ini…aku akan pergi meski kau tidak mengusirku!!!”marah soobin

 

“sekarang pergi…PERGI!!! AKU MUAK MELIHAT WAJAHNYA!!!”marah yunho sambil menunjuk wajah jaejoong.Jaejoong memegang dadanya,begitu sakit terasa.Dia menganggukan kepalanya dia berlutut dihadapan yunho sambil megang kakinya.

 

“baik…aku akan pergi dan aku bersumpah  DEMI ANAKKU!!! kau akan menyesal yunho,aku tidak akan pernah memaafkanmu meski kau memohon atau mati dihadapanku…aku tidak akan memaafkanmu”kata jaejoong dan beranjak berdiri dibantu oleh soobin.Soobin sedikit takut dengan sumpah jaejoong kepada yunho.

 

“anak?? Oppa?? Kau??”soobin melihat kearah jaejoong,jaejoong menganggukkan kepalanya iya.Soobin pun semakin marah dan dendam dengan yunho.

 

“anak?? Jangan membuat guyonan aneh yang akan membuatku mual HAH!!! PERGI!!! PERGGIIII!!!!!”yunho menyeret jaejoong dan soobin keluar dari rumahnya.

 

“JANGAN MENYENTUHKU YUNHO!!!! AKU AKAN PERGI!!!!”marah jaejoong

 

“bagus,kau tahu jalankan…sekarang pergi dan kembalilah kerumah gubukmu itu”kata yunho sinis sambil membuang ludah keaspal.

 

“ayo oppa,ayoo…”soobin menarik tubuh jaejoong menjauh dari tempat tersebut.

 

Jaejoong dan soobin menjauh dari rumah yunho,jaejoong terus menangis wajahnya tampak membiru karena tamparan yunho.Soobin juga menangis dia sangat kasihan melihat apa yang terjadi dengan oppa yang disayanginya ini.Soobin dan jaejoong tidak tahu mau pergi kemana,sampai akhirnya soobin berseru sambil menjentikkan jarinya.Dia menyetop taxi dan menyuruh jaejoong naik.Jaejoong tak tahu soobin mau membawanya kemana dan dia sama sekali tidak punya uang untuk membayar taxi.

 

“soobin…op…”

 

“ani,tenang saja…kau kira aku tidak pintar?? Oppa tenang saja…”

 

Jaejoong mengikuti perkataan soobin,dia kembali diam dan hanya menurut kemana soobin akan membawanya.Sekitar sejaman perjalanan mereka dan sampailah mereka disebuah rumah mewah,soobin membayar taxi tersebut dan mengajak jaejoong turun.Jaejoong tampak bingung sekaligus heran.

 

“soobin,ini rumah siapa??”

 

“rumah temanku oppa…kau tenang saja”soobin memencet bel berkali-kali dan terdengar suara dari dalam rumah.

 

“iya,ma…SOOBIN!!!!”

 

“JUNSU OPPA!!!”soobin memeluk namja yang bernama junsu dihadapannya,mereka seperti teletubis saja.

 

“yaah…kenapa kau baru datang eoh??”kesal junsu dan memukul jidat soobin pelan.

 

“aw!!! Appo…mianhae,aku buaaanyaaakk urusan tapi sekarang tidak lagi…”

 

“wae???”

 

“ah!!! Kenalkan dia jaejoong oppa,istri oppaku…haaahh~~ apa masih bisa dibilang begitu??? Bukan!!! jae oppa ini mantan istri oppaku benar tidak oppa???”Tanya soobin kepada jaejoong dan jaejoong hanya tersenyum kecut.

 

“ooouuhh,kenapa bisa mantan?? Bukannya oppamu baru saja menikah???”

 

“haaiisss,ceritanya panjang sekali…aku beritahu intinya saja kami berdua diusir dari rumah”

 

“MWO!!!!”junsu terlihat sangat shock,dia berteriak memanggil kekasihnya.

 

“CHUNNIE!!!”teriak junsu dengan suara khas lumba-lumbanya.

 

“wae cha…SOOBIN!!!”yoochun langsung berlari memeluk soobin,soobin manyun kearah junsu karena dia tahu yoochun akan menggodanya lagi.Junsu memukul-mukul tangan yoochun agar dia melepaskan pelukannya.

 

“yak!!! Lepaskan dia chunnie,soobin tidak menyukaimu…”

 

“ani!!! Aku menyukai chun oppa…tapi aku tidak suka jika dia merayuku hehehe”

 

“mwoya??? Apa aku seburuk itu??”

 

“iya,kau memang playboy kelas ikan mujaer chunnieku sayaaanngg….”kesal junsu.

 

“hahahaha…”tawa soobin

 

“chunnie,soobin dan jae…”

 

“kim jaejoong,kau bisa memanggilku jaejoong…”kata jaejoong.

 

“yah,jae hyung…OH!!!! WAJAHMU!!!! Kenapa bisa begini???? Ayo masuk aku obati…”junsu belum menyelesaikan perkataannya dia malah menarik jaejoong masuk kedalam rumah.Yoochun dan soobin hanya memandang mereka lalu masuk kedalam rumah.

 

Junsu keluar dari kamarnya dan membawa kotak P3K,dia juga membawa kompres untuk jaejoong.Junsu mengobati luka memar jaejoong sedangkan soobin asyik menceritakan semuanya,semua yang mengakibatkan mereka diusir dari rumah.Junsu dan yoochun begitu kasihan melihat jaejoong,junsu berlari kedapur dan membawa beberapa cemilan yang cukup banyak dan diberikan kepada jaejoong.

 

“ayo makan,kau pasti lapar anakmu pasti juga lapar…”

 

“gomawo junsu…”kata jaejoong lalu mengambil satu cemilan dan memakannya dengan tangan bergetar.

 

“jadi,ini karena perbuatan ummamu yah soobin??”Tanya junsu

 

“ne,oppa…umma itu tidak pernah berubah sejak dulu dia selalu jahat haaahhh…sekarang aku bebas!!! Aku bisa keluar dari rumah itu”kata soobin.

 

“dan yunho??? Dia baik dan tidak pernah kasar”heran yoochun yang juga berteman dengan yunho.

 

“aku yakin umma menghasutnya,umma memang seperti ular…aku kasihan melihat jae oppa apalagi dia sedang hamil”kata soobin sambil memandang jaejoong dihadapannya yang sedang sibuk bersama junsu.Junsu terlihat sangat semangat memberikan makanan untuk jaejoong.

 

“oppa,kenapa junsu oppa begitu?? Aneh…”kata soobin.

 

“aaahh,dia begitu karena sejak dulu menginginkan anak namun junsu divonis tidak bisa hamil”kata yoochun sedih.

 

“jinjja??? Waahh,kau setia juga yah oppa…”kata soobin dan menepuk pundak yoochun,yoochun lebih menanggapi perkataan soobin dengan sebuah ejekan.

 

“jae oppa….”soobin mendekat kearah jaejoong lalu duduk disampingnya.

 

“ne…”jawab jaejoong.

 

“aku dan oppa mulai dari sekarang akan tinggal dirumah,junsu dan yoochun oppa….”

 

“tinggal disini???”Tanya jaejoong.

 

“hu’uh….iyakan???”kata soobin sambil memandang junsu dan yoochun.

 

“beres,lagi pula kami sepi disini…apalagi jae hyung sedang hamil nanti anaknya bisa membuat rumah ini jadi rame”kata junsu ceria.

 

“gomawo…aku…aku akan membalas kebaikan kalian semua terutama kau soobin”kata jaejoong sambil memeluk soobin.

 

“ani,itu memang kewajibanku melindungi kakak iparku…oke!!! Sekarang jangan menangisi oppaku lagi,lupakan dia dan kita berdua sudah punya kehidupan baru bersama junsu dan yoochun oppa jugaaa….”soobin menggantungkan perkataannya sambil menengok kesana kemari.

 

“kau mencari siapa soobin???”Tanya yoochun

 

“changmin oppa??? Dia dimana???”

 

“oouuhh,si monster itu dia keluar sedang main basket dan belum kembali sampai sekarang nanti dia juga kembali jika…”perkataan junsu menggantung ketika suara lima oktav itu menggema diseluruh ruangan.

 

“YO!! Aku pulang…HYUUNNG!!! AKU LAPAR!!!!”orang yang dibicarakan pun muncul,changmin berjalan masuk dan langsung saja berteriak ingin makan.

 

“YAK!!! Diam kau monster!! Kami ada tamu…”kesal junsu.

 

“ambil saja didapur,ada makanan disana”kata yoochun.

 

“goma…”changmin tiba-tiba menjatuhkan bola basket yang dipegangnya ketika matanya memandang jaejoong yang tersenyum padanya.Soobin yang berada didekat jaejoong melambai-lambaikan tangan sambil memanggil nama changmin namun orang yang dipanggil hanya bengong saja dan tidak menanggapinya.

 

“CHANGMIN!!!!”junsu berteriak tepat dikuping changmin.

 

“MWO!! MWO!! AKU DENGAR!!!”marah changmin kepada junsu,junsu langsung memeluk yoochun karena takut.

 

“changmin oppa!!!”sapa soobin.

 

“oh,hai soobin…”sapa changmin seadanya,soobin menganga tidak percaya baru kali ini changmin mengabaikan dirinya.Soobin sudah manyun disamping jaejoong sedangkan junsu dan yoochun sudah menertawainya.Changmin mengambil kembali bola basketnya dan ikut duduk berkumpul dengan semuanya.

 

“yak!! Changmin!!! Kau bau monster…sana kau mandi lalu ikut duduk bersama kami”kesal yoochun.

 

“haiiss,sebentar saja hyung…nuguseyo???”changmin memandang kearah jaejoong sambil mengulurkan tangannya.Soobin yang mengira dirinya langsung menjabat tangan changmin.

 

“jung soobin imnida…”kata soobin sambil cekikikan.

 

“YAK!!! Bukan kau tapi dia…”tunjuk changmin kearah jaejoong.

 

“oouuhh….dia oppaku alias istri…BUKAN!!! Namja bodoh itu bukan suaminya lagi,ah!! Dia kim jaejoong wae??? Nae oppa,Kau jatuh cinta dengannya??? Yaahh…boleh saja tapi langkahi dulu mayat oppaku”changmin berdecak kesal lalu memandang soobin dengan wajah kesal.

 

“kim jaejoong imnida,salam kenal…”kata jaejoong.

 

“ah,aku shim changmin,kau bisa memanggilku changmin…kau akan tinggal disini??”Tanya changmin.

 

“ne,aku akan tinggal disini…”kata jaejoong

 

“waah,bagus kalau begitu”kata changmin lalu beranjak pergi meninggalkan semuanya menuju dapur.

 

“hah!!! Ada apa dengannya??? Wajahnya terlihat aneh

…”kata junsu

 

“ck!! Mungkin ketika pulang kepalanya terbentur tiang listrik”kata yoochun.

 

“hahaha…”tawa soobin.

 

Jaejoong tersenyum melihat teman barunya,teman yang akan mengisi hari-hari barunya bersama anak yang kandungnya.Jaejoong mengelus perutnya sambil bergumam dalam hati.

 

“kau harus lahir kedunia sayang,kau satu-satunya kekuatan umma…dan maafkan umma sayang.Umma tidak akan pernah memaafkan appamu hati umma terlalu sakit…jika kau menyukainya umma tidak akan melarang karena dia appamu tapi umma tetap akan membencinya sampai umma mati”

 

 

Flashback off

 

 

Aku mengingat semuanya,mengingat caraku mengusirnya dan mengusir adikku sendiri.Sekarang aku malah mengkhianatinya entah kenapa aku mau saja mengikuti perintah umma menikahi go ara yeoja penyebab utama mengapa umma menghasutku.Umma tidak menyukai jaejoong dan dia menghasutku agar aku benci dengan istriku lalu dia bias menikahkan aku dengan ara.Pernikahan kami pun aku tidak tahu,tiba-tiba saja aku sudah ada didalam kamar bersamanya dengan dia memeluk tubuhku.Untung aku tidak menyentuhnya jadi aku bisa kapan saja menceraikannya.

 

“oppaaaa….aku mau belanja,eeumm…aku pinjam kartu kreditmu donk sayang”kata ara padaku,pinjam kartu kredit kemarin kau baru saja meminjam empat kartu kreditku.

 

“jangan pernah memanggilku oppa dan sayang…jika kau menginginkan uang,ini kau ambil dan pergi kau dari hadapannku sekarang juga!!!”marahku dan melemparkan uang juga kartu kredit kearahnya.

 

“huh!!! Sombong sekali,tapi gomawo…”katanya dan pergi meninggalkan aku.Aku meremas rambutku,lama-lama aku akan menjadi gila seperti ini.Seharusnya yang menikmati semuanya ini adalah dia dan anakku bukannya yeoja iblis itu.Aku mengambil ponselku dan menelpon detektif yang aku suruh untuk mencari jaejoong,soobin dan anakku.

 

“yeoboseyo,apa kau sudah mendapatkan infomasi????”

 

“baru saja saya ingin menelpon tuan…saya sudah menemukan nona soobin tapi soal tuan jaejoong dan anakknya saya belum mendapatkan informasinya”

 

“tidak apa,terus cari istri dan anakku lalu soobin kirimkan aku alamatnya yang bisa aku kunjungi”

 

“nona soobin bekerja disebuah toko kue di jalan xxx…”kata deketif itu padaku,aku mencatat alamat itu betul-betul dikepalaku.

 

“baik,terima kasih dan lanjutkan kerjamu”

 

“baik tuan…”

 

Aku mengambil jasku dan beranjak keluar ruangan,mungkin hari ini aku bias mendapatkan informasi mengenai jaejoong dari soobin.Aku mengendarai mobilku menuju toko kue yang dimaksud oleh detektifku tadi dan benar sekali aku melihat soobin baru tiba dengan motor tampaknya dia baru mau kerja.Aku menjalankan mobilku dan memarkirnya didepan toko kue tersebut.Aku masuk kedalam toko kue itu,aku tidak banyak basa-basi aku memanggil bos yang mempunyai toko ini untuk memanggilkan soobin untukku.

 

“baik,silahkan tunggu sebentar…”

 

Aku menunggu begitu lama dan suara yang sangat kukenal menyapaku,aku berbalik melihatnya sambil tersenyum.Dia tampak shock melihatku dia mendorongku dan berlari keluar,aku mengejarnya.

 

“soobin!!! Tunggu!!”teriakku sambil terus mengejarnya.

 

Soobin terus berlari dan membelok kearah kanan masuk ke gang kecil,aku mengikutinya sampai kesana namun dia tak ada lagi.Cepat sekali larinya,aku menendang angin dengan kakiku karena kesal.

 

“soobin…aku hanya ingin bertemu istriku,maafkan aku…aku mengaku salah! oppa memang bodoh!!! Soobin jawab aku jika kau sedang bersembunyi”kataku.

 

 Yunho pov end

 

 

Soobin tampak ketakutan,dia mendengar suara yunho yang terus saja memohon,dia ingin keluar dari tempat sembunyinya namun dia sungguh benci dengan oppanya itu.Soobin mengambil telponnya dan menelpon jaejoong.

 

Sementara diseberang sana ditempat persembunyian jaejoong dan anaknya,tampak jaejoong sedang sibuk didapur membuat kue.Dan seorang anak kecil berumur tiga tahun sedang bermain dibawah meja makan.

 

“binnie,kau tidak bermain dengan changmin appa diluar sayang???”Tanya jaejoong kepada anaknya yang sedang bermain dengan panci dan spatula.

 

“ani,appa minmin…lagi main basket umma telus umma juncu cama appa chunchun lagi dikamal tidak tahu main apa tapi binnie dengel meleka teliak-teliak…”kata moonbin,dan jaejoong berbalik melihat anaknya.Jaejoong tersenyum lalu mengambil spatula dari tangan moonbin.

 

“pinjam sebentar yah…”kata jaejoong.

 

“ani! Ani!! Belikan!!! Ayoo…ummaaaa,stick dlam binnie!!! Maliii!!!!”moonbin menarik-narik apron jaejoong sambil tangannya berusaha menggapai spatula dari tangan ummanya

 

“ani,umma pinjam sebentar stick dramnya nanti umma kembalikan ne??”

 

“ani…”manyun binnie.

 

“kalau sticknya dia ambil umma tidak bisa masak sayangku…”

 

“ikh!! Umma…cebel deh”kesal moonbin dan beralih bemain dengan panci yang dimilikinya.

 

“haahh….”jaejoong menghela nafas panjang lalu mulai memasak kembali.Namun tiba-tiba ponselnya berbunyi.

 

Jaejoong mengangkat panggilan tersebut dan dia bisa mendengar suara yang terdengar kehabisan nafas.Jaejoong bingung ada apa.

 

“oppa!!!”

 

“soobin?? Kau kenapa???”Tanya jaejoong

 

“yunho oppa,yunho oppa menemukan aku dan dia sedang mengejarku sekarang…dia ingin mengintrogasi aku tentang keberadaanmu oppa”panik soobin.

 

“apa??? Kau dimana sekarang…aku akan menjemputmu pulang”

 

“JANGAN!!! Yunho oppa masih menungguku,aku sedang bersembunyi ditong sampah…sebaiknya oppa menyuruh yoochun oppa menjemputku”

 

“ne,kau hati-hati yah soobin…”

 

“umma!!!”

 

“iya sebentar binnie…kenapa soobin??”

 

“uuuhh”manyun moonbin.

 

“iya,soobin…klik!!”jaejoong menutup telponnya lalu melepas apronya kemudian mnggendong moonbin naik kelantai atas.Jaejoong sebenarnya tidak enak mengganggu yoochun dan junsu tapi bagaimana lagi,jaejoong mengetuk pintu kamar pelan dan akhirnya pintu terbuka.

 

“mwo!! Eh..wae hyung??”Tanya junsu gugup.

 

“eem,su…maaf mengganggumu tapi…”

 

“umma juncu main yuukk~~”panggil moonbin digendongan jaejoong

 

“iya nanti yah sayang”kata junsu dan kembali berkonsentrasi mendengar perkataan jaejoong

 

“junsu,panggil yoochun jemput soobin, yunho sudah menemukannya….”

 

“MWO!!! Kenapa bisa??”

 

“aku tak tahu tapi soobin sungguh takut…cepat panggil yoochun”panik jaejoong

 

“ada apa sih?? Ada apa hyung??”Tanya yoochun yang ikut keluar dari kamar

 

“soobin chun…jemput dia digang dekat toko tempat dia bekerja,yunho mengejarnya chun…”

 

“MWO!!! Ah! Ne,aku ganti baju dulu”

 

“cepat chunnie…”kata junsu.

 

“semoga yoochun berhasil membawa pulang soobin tanpa sepengetahuan yunho”kata jaejoong.

 

“kau sungguh membencinya yah hyung,padahal ini sudah tiga tahun…pasti dia sudah berubah”kata junsu.

 

“aku tidak peduli su…aku sudah bersumpah atas nama anakku jika aku tidak akan memaafkan yunho”kekeh jaejoong.

 

“baiklah,eeiiiihh….main sama juncu umma ne??”

 

“um!!! Main-main…”seru moonbin,junsu menggendong moonbin.Yoochun pamit untuk menjemput soobin.

 

Dirumah jaejoong dan junsu begitu khawatir menunggu yochun juga soobin.Dan tiba-tiba saja ada yang memencet bel dengan terburu-buru,jaejoong dan junsu sungguh kaget.Junsu menyuruh jaejoong bersembunyi bersama anaknya sedangkan junsu membuka pintu.Junsu membuka pintu dan orang tersebut langsung menyerobot masuk.

 

“junsu,cepat tutup pintunya”seru yoochun

 

“hosh…hosh…”soobin duduk disofa dengan nafas yang mulai habis.

 

“kenapa kalian berantakan begini???”Tanya junsu.

 

“yunho!!! Dia mengikuti kita…”kata yoochun yang keluar dari dapur dengan air minum ditangannya.

 

“oppa bagi”soobin mengambil botol air itu dari tangan yoochun dan meminumnya.

 

“haaaiisssss….aku bisa gila!!”kesal yoochun

 

“jae oppa mana??”

 

“dia aku suruh sembunyi,HYUNG!!! Keluarlah hanya soobin dan yoochun”panggil junsu.

 

Jaejoong pun keluar dari tempat persembunyiannya,dia duduk disofa bersama yang lainnya.Jaejoong tampak panik melihat keadaan soobin dan yoochun yang berantakan.

 

“apa yunho mengikuti kalian??”Tanya jaejoong.

 

“ne,tapi dia tak tahu kita masuk rumah yang mana”kata soobin.

 

“iya,disinikan banyak rumah jadi pasti dia bingung…aku benar-benar menjalankan mobil dengan kecepatan sangat tinggi”

 

“tapi kalian selamat sampai rumah,sekarang ayo kita makan…aku sudah masak makanan enak”

 

“umma,binnie mau juga…”kata binnie

 

“iya sayang…”kata jaejoong.

 

“aigo,keponakanku…binnie tidak mengganggu ummakan???”Tanya soobin.

 

“ani,binnie…Cuma main cama umma didapul telus main cama umma juncu tapi binnie mau main cama appa minmin…”rengek binnie.

 

“oh,iya changmin kenapa belum pulang dari tadi…”kata junsu.

 

“iya,changmin belum pulang…mung..”

 

“aku pulang…”

 

“appaaaaaaaa…..”binnie turun dari pangkuan junsu dan berlari memeluk kaki changmin.

 

Semua heran memandang wajah changmin yang lemas,dia hanya mengacak lembut rambut moonbin lalu menggendongnya duduk bersama yang lainnya.Moonbin memeluk leher changmin dari belakang dengan erat sambil memainkan pipi changmin.

 

“appaaaa~~~ main yuk,binnie mau main basket”kata moonbin.

 

“appa capek binnie….”

 

“aaiihh,appaaaa…”binnie memaksa changmin bermain dengannya.

 

“baiklah…kau mau main apa sayang eoh???”

 

“euumm…”

 

“binnie,makan dulu baru main yuk…”

 

“tidak,binnie mau main cama appa minmin…”

 

“changmin appa binnie,bukan appa minmin…”kata jaejoong

 

“tidak apa hyung…”kata changmin.

 

“Minnie,kau kenapa sih?? Lemas tidak ada tenaga begitu”Tanya soobin.

 

“haaahhh,aku kalah PERTANDINGAN BASKET!!!!!”changmin mengacak-acak rambutnya frustasi.

 

“mwo??? Ahahahahahaha…jadi karena itu??? Kau lemas seperti ini??”kata yoochun.

 

“iya hyung,aahhh…lapar!!! Binnie makan yuk habis itu kita main”

 

“ne,makaaaann….pelut binnie bunyi-bunyi,cuit-cuit…hihihi”kata binnie dengan suaranya yang imut.

 

“binnie benar-benar mirip appanya yah…”celetuk yoochun dan mendapat deathglare dari jaejoong.Yoochun langsung menciut disamping junsu.

 

“ayo kita makan…”ajak jaejoong.

 

“makan…makan…”kata moonbin dan changmin bersamaan.

 

 

Jaejoong pov

 

Aku tidak bernafsu untuk makan mala mini,nama yunho terngiang-ngiang dikepalaku bukannya aku mengingatnya karena rindu dengannya melainkan aku khawatir jika dia menemukan aku disini.Aku melihat moonbin yang sedang asyik bercanda dengan junsu juga changmin.Dia sudah besar namun dia sama sekali tidak pernah bertemu yunho,entah kapan aku bias mempertemukan mereka.Aku tak tahu,aku benar-benar muak jika melihat wajahnya aku sungguh membencinya lahir batin.

 

“umma,becok ada acala dicekolah binnie…umma diculuh datang dengan appa”kata moonbin padaku,appa?? Bagaimana bisa?? Umma membenci appamu sayang.

 

“eeumm,begitu yah?? Bagaimana kalau umma saja yang datang…”

 

“wae??? Appa tidak ikut??? Halus cama appa…”kata moonbin dengan wajah yang sedih.Aku memandang junsu,yoochun,soobin dan changmin.Mereka tersenyum padaku maksudnya apa.

 

“binnie!!!”panggil changmin.

 

“ne…”

 

“bagaimana kalau changmin appa saja???”tawar changmin.

 

“appa minmin??? Eeuumm…boleh tapi binnie maunya cama appa binnie,umma…binnie mau tanya appa binnie kemana???”aku tersentak kaget karena moonbin tiba-tiba menanyakan appanya,aku gugup untuk memberitahunya.Soobin menepuk pundakku lalu mengambil moonbin dari pangkuanku.

 

“euuh,binnie mau tahu appa kemana???”

 

“ne…”

 

“kalau begitu kita keruang tengah,noona akan cerita tentang appa binnie…”

 

“benal!!! Acik…”

 

“ayo,oppa…aku sudah selesai makan”kata soobin.

 

“ayooo….”rengek moonbin pada soobin.

 

“iya-iya…”

 

Aku memandang soobin dan moonbin,apa memang saatnya anakku ketemu dengan appanya??? Tapi aku belum siap melihat wajahnya.Wajah yang sudah aku lupakan selama tiga tahun.Lupakan saja,aku sudah hidup tanpa dia jadi aku harus benar-benar melupakannya,aku membereskan semua piring dibantu dengan junsu.Changmin naik ketas kamarnya sedangkan yoochun pergi keruang tengah bersama soobin dan moonbin.Setelah membereskan semua pekerjaanku,aku ikut berkumpul dengan yoochun,soobin dan anakku.

 

“umma…umma….”moonbin berlari memeluk kakiku dengan membawa sesuatu ditangannya.Aku mengangkat tubuhnya menggendongnya lalu duduk disofa bersama.

 

“umma,ini appa??? Appa binnie??”tanyanya padaku sambil memperlihatkan foto soobin dan yunho,aku memandang wajahnya rasa amarah juga benci menjalar ditubuhku.

 

“ne,itu appa binnie…”jawabku.

 

“appa binnie tampan yah umma…ummaaaa~~ binnie mau ketemu appa”

 

“TIDAK!!!”spontan aku membentaknya,dia tampak tersentak kaget lalu detik itu juga dia menangis dipangkuanku.

 

“huaaa…umma…malahin binnie…appaaaaa….hiks…hiks…hiks…appaaaa….”

 

“ani,maafin umma yang sayang…umma tidak bermaksud marah dengan binnie”mohonku padanya.

 

“hiks…appaa…appaa…binnie mau ketemu appaa…mau cama appaaaaa….”moonbin berontak dipangkuanku,aku memeluknya sambil mengelus punggungnya.

 

“iya,kita ketemu appa tapi…ada dua syarat”kataku padanya.

 

“apa umma??”

 

“binnie jangan pernah bilang kalau kita tinggal disini dan kedua binnie jangan pernah mau jika appa ingin membawa binnie pergi…oke?? Tos dulu”

 

“tos!!! Hihi…tapi binnie kapan ketemu appa??”Tanya lagi.

 

“binnie!!! Bagaimana kalau lusa?? Binnie ketemu appa dengan noona bagaimana sayang??”

 

Moonbin tampak berpikir,aku tersenyum melihatnya yang sangat polos.Dia menganggukkan kepalanya pelan,lalu beranjak memelukku.Aku membalas pelukannya,yoochun dan soobin tersenyum padaku.Malam itu moonbin tidak henti-hentinya memuji yunho,memang dia sangat sempurna tapi bagiku sekarang dia hanya orang jahat dan aku muak melihatnya.Biarlah moonbin tahu semua kebaikan appanya dan tidak perlu tahu betapa kejamnya yunho mengusir aku dan tidak mengakuinya sebagai anaknya.

 

“hooaamm…aku ngantuk,aku tidur duluan”kata soobin lalu beranjak menuju kamar.

 

“aku mau nonton bola bersama junsu…tapi si bahenol itu kemana??”yoochun celingak celiguk mencari junsu.

 

“junsu,diwc…tidak tahu sedang apa”jawabku.

 

“ouuhh…”

 

“umma,bobo…”

 

“ayooo…berat sekali,kau kenapa berat eoh???”candaku padanya dan dia malah manyun dihadapanku,aku mencium bibirnya dan dia langsung seumringah.Sangat persis dengan yunho,wajah dan sifatnya sangat mirip dengan yunho.

 

Aku menidurkannya diranjang lalu aku ikut naik keatas ranjang tidur bersamanya.Moonbin memandang wajahku yang berada disampingnya,aku tersenyum padanya dan dia malah memegang wajahku.

 

“umma…”

 

“apa sayang??”

 

“appa itu seperli apa??? Noona coobin tadi bilang appa itu baik dan tampan tapi binnie mau tahu appa itu sepelti apa lagi umma…”

 

“haahh,baik…umma akan cerita sama anak umma yang cerewet ini”kataku sambil mencubit hidungnya.

 

“appa itu baik,tampan,dia sangat menyayangi umma…appa itu berbibawa dan ramah terus appa…yaah,tidur??”aku tersenyum melihat moonbin malah tidur mendengarkan aku bercerita.Aku membetulkan selimutnya lalu mencium keningnya.Dia tidur sambil memeluk foto yunho,jika saja appamu itu tidak cepat terhasut oleh ummanya kita pasti akan hidup bahagia dengan appa sayang.

 

“appa itu saying binnie…jadi binnie harus sayang apa,muaachh…malam baby”kataku lalu tidur sambil memeluknya.

 

 

Jaejoong pov end

 

 

Tbc…..

 

Hahaha..otte?? kekeke…yah sudahlah,d tunggu kommentx hehehe^^

Gomawo

9 thoughts on “:. FANFIC YAOI YUNJAE/MIANHAE BOO…/PART 1 .:

  1. Annyeong, aku reader baru, slm kenal😀
    btw, changmin suka sama jae ga?
    lalu.. yunho udh punya anak dr ara blum?
    Cepat pertemukan mereka thorr😀

  2. annyeong~
    numpang tenar yah thor. hehehe bercanda.
    moonbinnya lucu banget! aku gemes jadinya.
    pengen deh punya anak kayak moonbin. >.<

  3. .anyeong author
    .saiia ikud coment yy,hehehe

    .aduh..aduh ku naon jeung appa teh??#sunda mode on,hehe:D
    .sbenernya kcian bgt ma umma,tp umma tolong maapin appa dunk
    .ya ya ya,jebal umma!!

    .ok,nii ff keren
    .ak suka bgt ma karekter mobiin,lucu bgt iich bikin gemes!
    #cubit binie
    #d’getok umma
    .hahahaha LoL xD

  4. Hai author, aq reader baru.
    Yunho bodoh lebih percaya sama
    ummanya daripada jaejoong.
    Skrng dia nyesel deh. Moonbin imut
    bgt sih disini. Ummanya yunho sama ara
    jahat dan nyebelin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s