FANFIC YAOI YUNJAE/LOVE BYE LOVE/ONESHOOT


Tittle : love bye love

Author : bie a.k.a jaebie jejungie cassielf

Pairing : yunjae,shim changmin,jung moonbin,shim haemi and go ara

Gendre : yaoi and angst

Rating : PG

 

Annyeong^^ sya bwah ff angst g taulah sedih apa g…yg bca WAJIB KOMENT!!! DON’T SILENT READERS!!! I HATE IT!!! XDD…DAN BUAT YG COPAS!!! THANKS BGT!! KRN LOE GUE JDI TRKNAL HAHHAHAHAHAHA~~ #evilauhgt..mngkin sya akan mnghilang dri predaran fanfic buat smntara kekekeke~~~,yah udh g mau bsa basi lgi happy reading yah…^o^

 

NB:kesalahan pada pengetikan itu disebabkan oleh yunjae…wkwkwkkwkwkwkwk~~~#kaburrrr~~

 

 

Moonbin pov

 

Aku berdiri didepan dua makam,makam orang yang aku cintai dan orang yang aku benci.Aku memletakkan bunga ditengah makam mereka karena aku hanya membawa satu bunga saja.Aku tersenyum menatap nisannya,nisan orang yang aku sayangi.Selama hidup dia selalu membahagiakan aku tak seperti makam disampingnya,aku membencinya sangat membencinya.

“umma,apa kau sudah senang sekarang??? Apa kau bahagia karena dia sudah menyusulmu??? Aku membencinya umma… engkau datang dimimpiku dan memintaku untuk memindahkan makamnya bersamamu…tadinya aku tidak setuju tetapi mungkin dengan ini kau bisa sedikit bahagia bersamanya”kataku.

Yah,makam disampingnya adalah jung yunho aku lebih suka memanggilnya begitu dibanding memanggilnya appa.Dia meninggal setelah beberapa hari ummaku meninggal,dia memang pantas mendapatkannya setelah apa yang dilakukannya padaku dan juga ummaku.Mengingat peristiwa itu aku ingin sekali membunuhnya dengan tanganku sendiri tapi sayang dia pergi sebelum aku memberikannya pelajaran.Peristiwa itu terjadi dua puluh lima tahun yang lalu.

 

@FLASHBACK ON TWENTY-FIVE YEARS AGO

Jaejoong pov

Tak ada yang lebih menyakitkan jika orang yang kita cintai membuang kita seperti sampaH yang menjijikkan.Aku bukan patung yang tidak mempunyai perasaan hatiku sakit menahan penderitaan ini,kebahagiaan yang dulunya tak henti aku dapatkan kini terganti dengan sebuah penderitaan yang tiada henti.Kebencian,amarah,juga penyiksaan yang terjadi kepadaku terlalu dalam dan terlalu sakit.Baginya kini aku hanya parasit yang begitu menjijikkan.Bukan aku yang menginginkan ini,bukan aku.Dia sudah melupakan aku,dia sudah mendapatkan penggantiku,dan dia sudah mempunyai anak darinya.Sementara aku,aku hanya orang yang telah dicampakannya.Dia tak pernah mau menceraikanku karena dia ingin menyiksaku hingga aku mati.Hari ini mereka akan pergi berdua bersama dengan anak mereka jung soobin,aku tidak menyalahkannya tapi aku membenci kedua orangtuanya.Mereka akan pergi tanpa mengajak aku dan anakku moonbin,Dia membenciku dan anakku karena penyakit HIV juga tuduhan perselingkuhan yang dia berikan padaku.Alasan dia membenci anakku karena dia percaya jika anakku adalah hasil gelap dengan teman selingkuhanku.Perselingkuhan yang dia tuduhkan sama sekali tidak aku lakukan,dia hanya salah paham padaku dan tak mau mendengar penjelasanku.Aku melihat anakku tengah mengamati appanya,aku hanya bisa memberikannya kekuatan agar bersabar.

“umma…appa kenapa tidak mengajak binnie juga??? Binnie mau main dipantai juga belcama soobin…”katanya padaku.

“binnie,jangan ganggu appa yah sayang…appa sudah punya keluarga sendiri kan ada umma?? Umma bisa mengajak binnie ketempat yang binnie suka ne?? jangan sedih yah…anak umma jagoan kan??? Tos!!”kataku dan dia hanya menganggukkan kepalanya pelan,dan sama sekali tidak merespon candaanku.Aku menarik malaikat kecilku itu kedalam kamar agar dia tak melihat appanya.Jung yunho dialah appa anakku,appa yang tak pernah menganggapnya dan appa yang hanya bisa membuat anakku menangis.Aku membencinya,aku bisa terima jika dia menyakitiku dan menghinaku tetapi jangan anakku dia tak tahu apa-apa.Dikamar aku mengajaknya bercanda,meski aku duduk dikursi roda tetapi aku masih mampu membuatnya bahagia sebelum aku meninggalkannya.Aku sangat sayang padanya,yunho begitu mirip dengannya.Melihat wajah polosnya hatiku semakin sakit mengingat kata-katanya kepada anakku.Peristiwa itu seperti penghinaan bagiku.

Flashback on

“soobin,appa pulang sayang”kata yunho ketika melihat gadis kecilnya bersama istri keduanya yang sebenarnya dia nikahi karena terpaksa diakibatkan dia hamil.

“appa!”sahut soobin.

“appa bawakan pizza,suka??”

“cuka appa…”

“bilang apa sama appa??”kata ara,nama istri kedua yunho.

“telima kacih appa,muuaacchh….”soobin mencium pipi yunho sayang.Dan tiba-tiba suara anak kecil terdengar dari arah belakang yunho.

“appa,buat binnie mana??? Binnie mau juga….binnie cuka pizza!”kata anak kecil itu yang sebenarnya moonbin sambil menadahkan tangannya kearah yunho,yunho langsung tersenyum sinis.

“kau mau pizza?? Ini ambil dibawah!!!”yunho mengambil satu potong pizza soobin lalu membuangnya kelantai sambil menginjaknya hingga tak berbentuk.Moonbin berteriak kearah yunho agar yunho tak menginjaknya tetapi yunho tak peduli.

“jangan appa!! Pizza binnie appa……jangan diinjak!! Ummaaaaa….”teriak moonbin.

“kau makan ini!! Ayo makan! Makan!”marah yunho lalu melemparkan pizza yang telah diinjaknya kearah moonbin.

“YUNHO!!!”jaejoong muncul dari balik dapur,dia mendorong kursi rodanya lalu menarik anaknya cepat yang kini tengah menangis.

“umma,pizza binnie…hiks…hancul…hiks…hiks….”moonbin menangis seunggukan dihadapan jaejoong.Jaejoong menghapus airmata anaknya sambil tersenyum padanya.

“uljimara…nae aegya”kata jaejoong.

“HAH! Sungguh mengharukan sekali,umma dan anak sama-sama menjijikkan bagiku”celetuk ara.

“DIAM KAU ARA!!! Jangan pernah ikut campur!!!”marah yunho.

“yunho,aku tahu kau begitu membenci aku dan anakku tapi jangan perlakukan anakku seperti binatang!!! Cukup aku yang kau sakiti jangan anakku!!! Dia tak serendah itu memakan makanan yang telah kau injak!!! anakku punya perasaan yunho!!!”marah jaejoong.

“heh! Kenapa?? Aku suka menyiksa kalian berdua,karena kalian berdua menjijikan!!! Anak haram dan orang yang sebentar lagi akan mati karena penyakit yang menjijikkan pula!!! Oke! Aku tidak akan menyuruh anakmu tapi KAU!!! Kau yang memakan pizza ini!!! MAKAN!!!”yunho memaksa jaejoong memakan pizza tersebut.

“ARA!!! JANGAN SAKITI ANAKKU!!!”marah jaejoong kepada ara.

“MAKAN!!! MAKAN!!!”jaejoong memandang anaknya yang tengah menangis karena ara menyakitinya,baru saja jaejoong ingin mengambil pizza itu dari tangan yunho.Yunho malah menaruh pizza itu kewajah jaejoong dengan kasar lalu tertawa terbahak-bahak.Jaejoong menangis kencang diperlakukan seperti itu,moonbin menggigit tangan ara lalu berlari memeluk jaejoong.Moonbin memandang ummanya dengan wajah sedih sambil tangan mungilnya membersihkan wajah jaejoong.Yunho dan ara juga anaknya malah meninggalkan mereka.Jaejoong menghentikan aksi anaknya,dia mencium tangan mungil anaknya kemudian mengelus wajah anaknya pelan.

“umma,tidak apa sayang…baby gwenchana??”tanya jaejoong.

“umma…hiks…hiks…binnie tidak mau tinggal dicini dilumah appa…hiks…hiks…appa jahat umma binnie benci appa umma…hiks…hiks…dada binnie cakit umma…hiks…hiks…”kata moonbin sambil memegang dadanya,jaejoong mengangkat kaos anaknya sedikit dan betapa kagetnya dia melihat lemab biru dimana-mana.Jaejoong mengelus lembut lebam itu sambil menangis.

“siapa yang melakukan ini sama anak umma??”tanya jaejoong.

“ara ajummha…binnie dipukul umma waktu binnie Cuma mau pinjam pensil walna soobin…aaayyooo ummaaa…kita pelgi dali cinii!!!!”moonbin menarik-narik tangan jaejoong sambil terus menangis,jaejoong menarik anaknya duduk dipangkuannya sambil memeluknya.

“iya,kita akan pergi dari sini…umma akan bawa binnie pergi dari sini tapi tidak sekarang sayang jadi binnie sabar yah??”

“ne,umma…”sahut moonbin.

“sekarang sudah malam,kejadian tadi jangan diingat lagi yah…sekarang kita tidur muuaachh”jaejoong mencium pipi anaknya kemudian mendorong kursi rodanya menuju kamarnya.

“umma akan bawa binnie pergi dari sini kok sayang…umma juga tidak ingin anak umma menderita”batin jaejoong.

Jaejoong pov end

Flashback off

“umma!!”panggil moobin padaku sambil memeluk leherku.

“wae??”tanyaku.

“binnie mau jalan-jalan umma…”kata moonbin.

“eeuumm…boleh,umma ajak binnie ketempat umma dan appa dulu otte??”tanyaku.

“benci…benci…dia bukan appa binnie,binnie Cuma punya umma…”kata moonbin dan aku hanya tersenyum padanya lalu mengajaknya keluar setelah yunho dan ara juga anaknya pergi dari rumah.Setelah merasa aman,aku mengambil sweaterku lalu mengambil sweater moonbin yang aku rajut sendiri kemudian memakaikannya ketubuh anakku.

“binnie pakai ini,ini sweater buatan umma suka??”tanyaku.

“ne! cuka…apa saja yang umma kacih binnie cuka hehhe,telima kacih umma binnie yang baaiikkk cekaliii….”katanya sambil melebarkan tangannya keatas sampai kebawah membentuk ‘’o’’.

“eh! Tunggu sebelum jalan-jalan umma mau telpon orang diwartel nanti tidak apakan sayang???”tanyaku

“ne,ummaaaa….”katanya dan Aku mengacak rambutnya pelan lalu kuangkat tubuhnya duduk dikursi rodaku memberikannya sedikit tempat.Lalu keluar rumah tanpa sepengetahuan yunho aku diam-diam mengambil kuci cadangan dari kamarnya jadi aku bisa keluar.

Kami sudah sampai ditempat yang ingin aku tunjukkan kepada moonbin,aku mengajaknya keatas bukit kecil dimana tempat kenanganku bersama yunho dulu banyak kenangan manis disini sebelum dia berbalim membenci aku.Moonbin turun dari kursi rodaku lalu bermain dengan kupu-kupu yang dilihatnya.

“hati-hati baby….awas jatuh”kataku.

“ne,umma! Tenang caja binnie anak umma yang hebat!! Hehehe”narsisnya,aku hanya tertawa mendengarnya.Aku mendorong kursi rodaku kesebuah batu,batu yang memiliki kenangan sehari sebelum yunho berbalik membenciku dan sebelum aku tahu jika aku mengidap penyakit ini.Aku memegang batu tersebut batu yang terukir namaku dan namanya.Aku lagi-lagi menangis,jika saja yunho mau mendengarkan penjelasanku dan jika saja yunho mau menjelaskan penjelasan changmin ini tidak akan terjadi.Changmin adalah temanku yang berprofesi sebagai dokter kandungan.Dialah namja yang yunho kira selingkuhanku,kejadianku itu begitu cepat aku tiba-tiba saja sudah ada dikamar tidak memakai baju dan begitu pula dia.Lalu tiba-tiba saja yunho datang memergoki aku bersama changmin,dia begitu marah padaku.Aku menangis saat itu juga ketika yunho mengatakan jika dia akan membenciku selamanya.

Tapi sudahlah mungkin ini takdir,takdir yang memang mengatakan jika aku dan dia tidak bisa bersama.Namun yang paling menyakitkan dia tak mau mengakui anaknya,hatiku sakit sekali seperti ada bom yang menembusnya.Akhirnya aku mengurusnya sendiri hingga dia berumur tiga tahun.

“umma!!! Binnie punya hadiah…”

“hadiah apa??”

“buka tangannya…ayooo buka”katanya aku menurutinya.

“ini!!! bunga lily untuk ummaku cayaaaaannnggg…muaaaach….muuaacchh…”dia memberikanku setangkai bunga lily cantik sekali lalu dia menciumku kemudian berlari kembali untuk bermain.Aku tersenyum memandang bunga itu,aku memeluk bunga tersebut sambil menahan air mataku.

“bagaimana jika aku pergi?? Apa anakku akan baik-baik saja??? Aku tidak ingin meninggalkannya tapi penyakitku semakin parah bahkan saat ini badanku terasa sangat lemah,apa aku akan mati disini??? Indah…tak apa jika aku mati disini itu lebih baik”kataku sambil menarik nafas panjang sambil menatap pengunungan diseberang bukit.

Berlama-lama berdiam disini membuat tubuhku terasa lemah tetapi anakku terlihat sangat senang berada disini,jadi ku urungkan niatku untuk kembali.Tiba-tiba saja rasa sakit menyerang tubuhku.Aku sekuat tenaga menahan suara agar tidak berteriak kesakitan dan membuat anakku khawatir.

“tuhan,jangan biarkan aku meninggalkan anakku…”

Jaejoong pov end

Sementara itu ditempat lain yunho,ara juga anak mereka soobin tampak sedang bersenang-senang dipantai.Yunho dan soobin bermain membuat istana pasir sedangkan ara sedang asyik berjemur dan tidak menyadari jika ada yang sedang mengamati dirinya.Seorang namja yang memiliki tubuh tinggi dan berotot tengah memandang benci kearah ara namun ara sama sekali tidak menyadarinya.Namja itu berjalan menghampirinya lalu duduk disampingnya.

“menyenangkan eoh?? Menikah dengan suami orang???”kata namja tersbut,ara berbalik melihat namja itu dan betapa kagetnya dia.Ara beranjak ingin pergi namun namja itu menarik tangannya hingga dia jatuh terduduk lagi.

“lepaskan tanganmu bajingan!!!”marah ara

“bajingan??? Kau bilang aku bajingan??? Bukannya kau yang bajingan eoh??? Kau mengambil suami temanku kim jaejoong dan kau yang menyebabkan dia menderita HIV!!! KAU KIRA AKU TIDAK TAHU!!!”

“kau jangan coba-coba memberitahu yunho…aku akan membunuhmu changmin!!!”ancam arah,changmin hanya tersenyum kepada arah.

“membunuhku??? Memang kau bisa??? Kau kira aku tidak tahu jika saat jaejoong ingin memeriksakan kandungannya kepadaku,aku dan jaejoong bertemu dengan kau dikoridor rumah sakit waktu itu kau menyapaku dengan saaannggaatt manis….ternyata senyuman manismu itu hanya untuk mengalihkan kegugupanmu karena aku memergokimu keluar dari ruanganku hahahaha…memang aku bodoh! Tidak menanyakan apa sebabnya kau masuk keruanganku!!! Katakan!!! Kau yang mengganti semua jarum suntikku dengan jarus suntikmu yang telah terkontaminasi dengan virus HIV,kenapa aku tahu karena kau adalah dokter spesialis menangani penyakit HIV,hahahaha….dan anak kecil itu bukanlah anak yunho kau menjebak yunho iyakan!!!!”kata changmin

“IYA!!! AKU YANG MELAKUKANNYA!!! AKU MENJEBAK YUNHO AGAR BERPISAH DENGAN JAEJOONG!!! AKU MENGGANTI JARUM SUNTIKMU DENGAN JARUM SUNTIKKU!!! MEMANGNYA KENAPA!!!! AKU INGIN DIA MATI!!!!!!”

“memangnya kenapa??? Kau bilang memangnya kenapa???”

Ara dan changmin berbalik kedepan melihat yunho tengah menatap kearah ara dengan tatapan membunuh,yunho melepaskan genggaman tangannya ditangan soobin dan menjauhi anak itu.Ara berlari memeluk anaknya sedangkan changmin tertawa puas karena berhasil membongkar kebusukan ara.

“yunho…itu bohong sayang”

“jangan dekati aku,dia…dia bukan anakku!!! Kau membohongiku ara…KAU MEMBOHONGI AKU!!!!”yunho maju kehadapan ara lalu mencekek lehernya,changmin berlari menghampiri yunho dan menyuruh yunho melepaskan tangannya.

“yunho!! Lepaskan kau bisa membunuhnya!!!!”kata changmin.

“DIA MEMANG PANTAS MATI!!!”kata yunho tanpa melepaskan tangannya,soobin menangis dibawahnya sambil memukul-mukul kaki yunho agar dia tidak mencekek ummanya.Yunho memandang benci kearah soobin dia mendorong anak itu sambil berteriak marah.

“KAU BUKAN ANAKKU!!!!”kata yunho lalu mendorong ara yang sudah kehabisan nafas,soobin menangis menghampiri ara.Ara memeluk anaknya yang tengah menangis.

“kau menipuku….jadi ini semua adalah rencanamu hah!!! PERGI DARI HADAPANKU SEKARANG!!!”marah yunho,yunho meninggalkan ara dan anaknya.Dia berjalan menuju mobilnya dengan wajah yang amat kesal.Changmin mengikuti yunho dari belakang.

“hyung!!!”

“kau…kau mau apa!!!”marah yunho.

“jangan marah padaku hyung,kau sudah dengar sendirikan…kami tidak melakukan apapun malam itu anak lelaki yang kau siksa itu adalah anakmu!!! JUNG MOONBIN!!!”

Yunho menundukkan kepalanya sambil menendang pasir dibawahnya,changmin menepuk pundak yunho sambil berkata.

“sebaiknya kita kebukit sekarang,jae hyung dan anakmu sedang ada disana…jae hyung tadi menelponku dengan suara yang sedikit parau aku takut dia kenapa-kenapa…”kata changmin.

“ayo changmin!!!”kata yunho

“hyung naik mobilku saja!!!”kata changmin,yunho berlari masuk kemobil changmin.Kemudian mereka pun meninggalkan tempat itu.

Yeah

Finally I realized

That I’m nothing without you

I was so wrong
Forgive me

Ah ah ah ah –

Padocheoreom buswojin nae mam

Baramcheoreom heundeullineun nae mam

Yeongicheoreom sarajin nae sarang

Munsincheoreom jiwojijiga anha

Hansumman ttangi kkeojira swijyo
Nae gaseumsogen meonjiman ssahijyo say goodbye

Yeah

Nega eobsin dan harudo mot salgeotman gatatdeon na

Saenggakgwaneun dareugedo geureokjeoreok honja jal sara

Bogosipdago bulleobwado neon amu daedabeobtjanha
Heotdoen gidae georeobwado ijen soyongeobtjanha

Ne yeope inneun geu sarami mwonji hoksi neol ullijin annneunji

Geudae naega boigin haneunji beolsseo ssak da ijeonneunji

Geokjeongdwae dagagagijocha mareul geol su jocha eobseo aetaeugo
Na hollo gin bameul jisaeujyo subaekbeon jiwonaejyo

Dorabojimalgo tteonagara

Tto nareul chatjimalgo saragara

Neoreul saranghaetgie huhoeeopgie

Johatdeon gieongman gajyeogara

Geureokjeoreok chamabolmanhae

Geureokjeoreok gyeondyeonaelmanhae

Neon geureolsurok haengbokhaeyadwae

Haru haru
Mudyeojyeogane

Oh girl I cry cry

Your my all (say goodbye)

Yunho tampak sangat khawatir,sangat menyesal,dan begitu bersalah dengan kedua orang yang dicintainya itu.Changmin menjalankan mobil dengan kecepat tinggi,namun ditengah jalan menuju bukit yang dimaksud changmin dan yunho tahu tempat itu malah macet panjang.Yunho tidak bisa menunggu lama dia keluar dari mobil changmin dan berlari keluar.Berlari menuju tempat tersebut tempat diaman istri dan anaknya berada.Changmin membiarkan yunho berlari,sementara dia harus menunggu macetnya berhenti.Yunho berlari dan sesekali terjatuh membuat luka ditangan dan kakinya,dia tak peduli dia terus berlari meski tubuhnya sudah lemas.Dibanding berlari dengan apa yang dilakukan kepada jaejoong dan anaknya itu sama sekali tidak bisa terbayar.

“boo…tunggu aku,aku ingin minta maaf padamu…jangan tinggalkan aku”batin yunho sambil menyeka air matanya.

Yunho terus berlari dia berlari kearah bukit,dia tak pernah berhenti berlari meski dia terus terjatuh.Yunho sudah sampai ditempat tersebut,dia celingak celinguk kekiri dan kekanan sambil berteriak memanggil nama jaejoong.

“boo,kau dimana??? Boo!!! Jawab aku!!!”teriak yunho.Yunho tiba-tiba mendengar suara isak tangis anak kecil.Yunho tahu itu suara tangisan moonbin anaknya,dia mengikuti suara tersebut dan benar dia melihat moonbin tengah berdiri sambil memukul-mukul seseorang didepannya dengan mata yang tak henti mengeluarkan airmata.

Gireul geotda neowa na uri majuchindahaedo

Mot boncheok hagoseo geudaero gadeongil gajwo

Jakkuman yet saenggagi tteooreumyeon amado
Nado mollae geudael chajagaljido molla

Neon neul geu saramgwa haengbokhage neon neul naega dareun mam an meokge
Neon neul jageun miryeondo an namgekkeum jal jinaejwo na borandeusi

Neon neul jeo haneulgachi hayake tteun gureumgwado gachi saeparake
Neon neul geureoke useojwo amu il eopdeusi

Dorabojimalgo tteonagara

Tto nareul chatjimalgo saragara

Neoreul saranghaetgie huhoeeopgie

Johatdeon gieongman gajyeogara

Geureokjeoreok chamabolmanhae

Geureokjeoreok gyeondyeonaelmanhae

Neon geureolsurok haengbokhaeyadwae

Haru haru
Mudyeojyeogane

Nareul tteonaseo mam pyeonhaejigil (nareul itgoseo saragajwo)
Geu nunmureun da mareulteni yeah (haruharu jinamyeon)

Charari mannaji anhatdeoramyeon deol apeultende um

Yeongwonhi hamkkehajadeon geu yaksok ijen
Chueoge mudeodugil barae baby neol wihae gidohae

Dorabojimalgo tteonagara

Tto nareul chatjimalgo saragara

Neoreul saranghaetgie huhoeeopgie

Johatdeon gieongman gajyeogara

Geureokjeoreok chamabolmanhae

Geureokjeoreok gyeondyeonaelmanhae

Neon geureolsurok haengbokhaeyadwae

Haru haru
Mudyeojyeogane

Oh girl

I cry cry

Your my all

Say goodbye bye

Oh my love

Don’t lie lie

Yo my heart
Say goodbye

Yunho tahu siapa itu,rambut hitamnya tertiup angin dan dia tahu maksud tangisan anaknya.Dia bisa melihatnya dari belakang,yunho berjalan gontai kearah mereka.Yunho jatuh berlutut disamping kursi roda jaejoong,dia menutup wajahnya dengan kedua tangannya sambil terus menangis seperti orang gila.Moonbin yang menyadari keberadaan orang lain langsung menghentikan tangisannya,dia naik keatas pangkuan jaejoong yang kini tak bernyawa lagi dia memeluk leher jaejoong berusaha melindungi ummanya dari orang tersebut yang sebenarnya adalah yunho.Yunho mendongakkan kepalanya melihat kearah moonbin,moonbin langsung menangis keras melihat yunho.Pelukan dileher jaejoong semakin erat.

“Hiks…hiks…jangan pukul umma binnie lagi,umma binnie cudah pelgi…jangan pukul umma binnie…hiks…hiks…”kata moonbin.

“ani…ani…appa tidak akan memukul umma…kemari sayang…”kata yunho.

“shileo!!! Kau jahat!!! Kau jahat!!! Pelgi!! Pelgi!! Ummaa….appa jahat ummaa….hiks…hiks…umma…ayo bangun ummaa….umma…hiks…hiks…hiks…”kata moonbin sambil memegang pipi jaejoong.Yunho bisa melihat wajah cantik jaejoong tampak sangat pucat,dia benar-benar pergi dan dia tak bisa lagi meminta maaf.Yunho berjalan kehadapan jaejoong,dia memgang tangan jaejoong yang begitu dingin.Dia mencium tangan tersebut.

“boo,maafkan aku….ayo bangun! Aku tahu kau sedang tidur sayang…ireona boo…BOO IREONAAA!!!!!!”teriak yunho lalu dia pun terus menangis.Yunho menyesali perbuatannya namun semuanya terlambat jaejoong benar-benar pergi dan yunho sudah mencapai tujuannya menyiksa jaejoong hingga dia mati.Di tengah keharuan itu,changmin pun datang dia tampak lemas melihat apa yang ada didepannya.Dia jatuh terduduk ditanah sambil memegang kepalanya.

“jae hyung…aku kan sudah bilang,aku akan membawa yunho kembali padamu jadi kau jangan pergi…kau tidak menepati janjimu hyung”kata changmin sambil menangis.Changmin beranjak berdiri dia menghampiri yunho.Yunho mendongakkan kepalanya dia menggeleng kearah changmin.Changmin hanya tersenyum sambil menepuk pundaknya.Yunho pun kembali menangis,changmin mengambil moonbin dari jaejoong.Dia berusaha menenangkan moonbin.

Yunho berdiri dari hadapan jaejoong,dia mengangkat tubuh yang tak bernyawa itu keatas bukit yang lebih tinggi lagi.Changmin mengikutinyanya bersama moonbin digendongannya.Yunho berhenti dibawah pohon,dia duduk disana sambil memeluk jaejoong dipangkuannya.Dia membelai rambut hitam istrinya lalu mencium keningnya lembut.Airmatanya pun membasahi wajah jaejoong yang pucat.

“boo,maafkan aku…aku…aku…BOO!!!”yunho tidak bisa mengatakan apapun selain kata maaf.Changmin hanya bisa memandang yunho dari belakang dengan perasaan sedih.

Akhirnya keesokan harinya jaejoong dimakamkan disamping makam orangtuanya,moonbin terus menangis sambil memeluk foto jaejoong,Yunho sendiri tampak seperti orang bodoh yang tak punya kehidupan.Changmin sangat khawatir dengan yunho.Moonbin memandang yunho dengan tatapan kebencian meski umurnya baru tiga tahun tetapi benih-benih dendam telah tumbuh dihatinya.Dia berjalan kearah yunho lalu memukul lengan yunho pelan.

“kau membunuh umma binnie…kau jahat!!! Kau jahat!!! Binnie benci!!! Binnie benci!!! Kau jahat!!! Umma binnie cudah tidak ada kalna kau!!”kata moonbin sambil terus memukul yunho,yunho hanya menangis sambil menatap moonbin yang tengah memukulnya.Changmi menarik moonbin menjauh dari yunho.

“lepasss….kau jahat!!! Binnie benci kau!!! Umma binnie cudah tidak ada lagi!!!”teriak moonbin,yunho semakin frustasi mendengar perkataan moonbin.Yunho berlari meninggalkan acara pemakamantersebut dan berlari masuk kemobilnya kemudian meninggalkan tempat itu dengan kecepatan tinggi.Belum jauh yunho meninggalkan tempat itu,mobil truk menghantam mobil membuat mobilnya hancur tak berbentuk.Semua undangan yang meghadiri makam terutama changmin berlari dan melihat siapa yang kecelakaan.Changmin tampak sangat shock,itu adalah mobil yunho.Yunho tak dapat diselamatkan karena dia ketika kecelakaan dia meninggal ditempat.Changmin memeluk moonbin erat sambil melihat orang-orang menggotong mayat yunho masuk keambulans.

“hyung,kenapa kau pergi juga??? Moonbin tak ada orangtua lagi…kau ke…”

“UMMA!!!”seru moonbin tiba-tiba sambil menunjuk kearah depan tepat dibawah pohon.

“wae sayang??”

“umma,ajusshi…umma ada dicana…ituuuu~~~”tunjuk moonbin,changmin tak melihat apa-apa tapi tiba-tiba saja hawa dingin membuat bulu kuduknya merinding.

“hyung,apa ini perbuatanmu??? Apa kau tidak rela jika kau pergi kesurga sendiri jadi kau mengajak yunho hyung?? Haahhh…aku hanya bisa mendoakan kalian dari sini semoga kalian bahagia disurga dan tak ada yang menghalangi cinta kalian,tentang moonbin…aku akan menjaganya”batin changmin lalu menyusul ambulans yang membawa yunho.

@FLASHBACK OFF

“binnie!!!”

“ne,sayang…”

“umma dan appamu sangat romantic yah,merek adalah contoh cinta sejati meski awalnya mereka menderita tapi aku yakin mereka bahagia disurga…jadi kau jangan sedih lagi oke??”

“sejak kapan kau cerewet????”godaku padanya,dia shim haemi anak changmin ajusshi dan kyuhyun ajusshi,aku sering memanggilnya mimi karena dia terlalu manja kepadaku tetapi itu hanya terjadi padaku saja.Aku menyukainya dan dia sudah menjadi istriku,kami baru saja menikah dan aku mengajaknya kemari untuk memperkenalkannya kepada orangtuaku.

“ikh!!! Aku tidak cerewet!!!”dia membuat pout dibibirnya,aku jadi ingat umma.Umma pernah bilang jika dia marah dia akan menggoda appa dengan membuat pout dibibirnya.Yah,ummaku memang centil tapi aku sayang padanya.

“kenapa kau seperti ummaku??? Menggemaskan sekali…”kataku sambil mencubit pipinya.

“ah! Sakit binnie!!! Sakit tahuuu….”dia malah merengut dihadapanku,aku hanya tersenyum sambil mengacak rambutnya pelan.Aku kembali beralih memandang makam umma dan dia jung yunho.Aku mengusap nisan umma lalu memberikannya ciuman sebelum aku pergi.

“umma,aku pergi dulu yah…nanti aku mengunjungi umma lagi ne??? hehehe…dan kau!! Yah maaf saja aku masih membencimu dan untuk sekarang aku belum bisa memanggilmu appa”kataku sambil menepuk-nepuk nisannya.

“AW!!! YAK!!”mimi malah memukul kepalaku,dia kenapa sih!!

“kau jangan berkata begitu padanya!! Dia appamu…huh!! Untuk anakku belum terlihat hampir saja dia mendengar kau mengumpat”

“anak?? Kau???”aku menunjuknya dan dia tersenyum aneh kepadaku lalu berlari meninggalkn aku.

“yak!!! Mimi kau mau kemana!!! Umma dan appa…aku pulang dulu yah!!”

Aku berlari mengejarnya,apa maksudnya dia bilang anak??? Apa dia hamil??? Yaahh,aku baru melakukannya satu kali tapi jika benar aku senang.Aku berhasil menangkapnya dan dia terus tertawa.

“hyaa…jangan tertawa terus,benar kau hamil??”tanyaku dan dia mengangguk pelan,aku tersenyum bahagia.Aku menggendongnya menuju mobil lalu meninggalkan tempat itu dengan perasaan bahagia.Setidaknya aku mendapatkan istri yang sangat sayang padaku seperti umma sayang padaku.

“umma,I love u….binnie sayang padamu”

 

Moonbin pov end

 

THE END

 

hahahaha…gimana??? yg bca koment yah…oke^^ hehehehe….DON’Y SILENT READERS

8 thoughts on “FANFIC YAOI YUNJAE/LOVE BYE LOVE/ONESHOOT

  1. Nyesek bgt bc ne ff huhuhuhuhu
    kasian bgt sm jaebin
    tega yunpa,jahat bgt disini..
    Walopun dy kea gitu akibat fitnahan si iblis betina tapi ya aku tetep gak bisa maapin dia sama kea moonbin..
    Pantes tuh yunpa nyusul jae dsini..
    Angstnya berasa bgt T^T

  2. permisi baca ^.^
    pas adegan moonbin bangunin jeje bener2 bikin miris.. suasanya pas.. haaaaahhh jengkel abis sama istri ke2 yunho, udah bikin jeje mati..

  3. Aku nyesek bcanya ..
    Ihhhh aku bnci dech ma ara ..
    Ska rebut” Yunpa dri Jaema ..
    Omo .. Moonbin dy appamu nak ..
    Happy ending buat Moonbin nich ..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s